Lifestyle Sport Blog

Lifestyle Sport Blog

Olympian Indonesia 1988 Seoul

Di Olimpiade 1988 Seoul, trio srikandi Nurfitriyana Saiman Lantang, Lilies Handayani dan Kusuma Wardhani meraih medali perak panahan beregu. Ini merupakan medali pertama bagi Indonesia dalam ajang olimpiade. Trio srikandi penyumbang medali olimpiade perdana bagi Indonesia tersebut dilatih oleh Donald Pandiangan.

Donald Pandiangan, Nurfitriyana Saiman Lantang, Lilies Handayani dan Kusuma Wardhani
Indonesia nyaris menambah medali dari cabang angkat besi. Lifter Dirja Wihardja berada di peringkat 4 kelas 56 kg.
29 Olympian Indonesia tahun 1988 (Olimpiade Seoul, Korea Selatan)
* Nurfitriyana Saiman Lantang (putri, panahan /archery) (27 September s/d 1 Oktober)
— individual, qualifying 1258 poin → ranking 12 dari 62 peserta  
— individual, 2nd round 314 poin → ranking 9 dari 24 peserta
— individual, perempat final 324 poin → ranking 7 dari 18 peserta
— individual, semifinal 325 poin → ranking 9 dari 12 peserta
— team, qualifying 3720 poin → ranking 5 dari 15 peserta
— team, semifinal 975 poin → ranking 4 dari 12 peserta
— team, semifinal 952 poin → ranking 2 dari 8 peserta (Silver/medali Perak)

* Kusuma Wardhani (putri, panahan /archery) (27 September s/d 1 Oktober)
— individual, qualifying 1239 poin → ranking 20 dari 62 peserta  
— individual, 2nd round 300 poin → ranking 19 dari 24 peserta
— team, qualifying 3720 poin → ranking 5 dari 15 peserta
— team, semifinal 975 poin → ranking 4 dari 12 peserta
— team, semifinal 952 poin → ranking 2 dari 8 peserta (Silver/medali Perak)
* Lilies Handayani (putri, panahan /archery) (27 September s/d 1 Oktober)
— individual, qualifying 1223 poin → ranking 30 dari 62 peserta  
— team, qualifying 3720 poin → ranking 5 dari 15 peserta
— team, semifinal 975 poin → ranking 4 dari 12 peserta
— team, semifinal 952 poin → ranking 2 dari 8 peserta (Silver/medali Perak)
* Safruddin Mawi (putra, panahan /archery) (27 September)
— individual, qualifying 1219 poin → ranking 48 dari 84 peserta  

* Mardi Lestari  (putra, atletik lari pendek/ athletic) (23 & 24 & 30 September)
 — 100 meter qualifying round heat 2, waktu 10.40 detik → ranking 3 dari 8 peserta
 — 100 meter perempat final heat 6, waktu 10.32 detik → ranking 2 dari 8 peserta
 — 100 meter semifinal heat 1, waktu 10.39 detik → ranking 7 dari 8 peserta
 — estafet 4x100 meter qualifying round heat 2, tidak finis → ranking 8 dari 8 peserta

* Elieser Wattebosi (putra, atletik lari pendek/ athletic) (24 & 30 September)
 — 400 meter qualifying round heat 10, waktu 47.10 detik → ranking 6 dari 7 peserta
 — estafet 4x100 meter qualifying round heat 2, tidak finis → ranking 8 dari 8 peserta

* Eduardus 'Edward' Nabunome (putra, atletik lari jauh/ athletic) (23 &28 September)
 — 5000 meter qualifying round heat 2, waktu 14 menit 19.40 detik → ranking 14 dari 18 peserta
 — 10000 meter qualifying round heat 1, waktu 29 menit 55.23 detik → ranking 17 dari 26 peserta

* Kresno Eko Pambudi (putra, atletik lari pendek/ athletic) (30 September)
 — estafet 4x100 meter qualifying round heat 2, tidak finis → ranking 8 dari 8 peserta

* Mohamed Yusuf (putra, atletik lari pendek/ athletic) (30 September)
 — estafet 4x100 meter qualifying round heat 2, tidak finis → ranking 8 dari 8 peserta

* Dirja Wihardja (putra, angkat besi kelas Bantamweight 56 kg/ weightlifting) (19 September)
 — final, total angkatan 255,5 kg → ranking 4 dari 23 peserta

* I Nyoman Sudarma (putra, angkat besi kelas Middleweight 75 kg/ weightlifting) (22 September)
  — final, total angkatan 320 kg → ranking 10 dari 25 peserta

* Sodikin (putra, angkat besi kelas Flyweight 52 kg/ weightlifting) (18 September)
 — final, total angkatan 217,5 kg → ranking 15 dari 24 peserta

* Yon Haryono (putra, angkat besi kelas Bantamweight 56 kg/ weightlifting) (19 September)
 — final, total angkatan 237,5 kg → ranking 18 dari 23 peserta

* Catur Mei Studi (putra, angkat besi kelas Featherweight 60 kg/ weightlifting) (20 September)
 — final, gagal lakukan angkatan → ranking 17 dari 17 peserta

* Ilham Lahia (putra, tinju kelas bulu -57 kg/ featherweight boxing) (22 September)
# round 1 bye
# round 2 kalah 1-4 vs. Serge Bouemba (Gabon), skor 59-57 58-59 58-59 58-59 58-59

* Adrianus Taroreh (putra, tinju kelas bulu -60 kg/ lightweight boxing) (23 September)
# round 1 bye
# round 2 kalah 0-5 vs. Charles Kane (Britania Raya), skor 56-60 55-60 58-59 56-59 58-59

* Selvyana Adrian Sofyan (putri, tembak 25 meter pistol/shooting)
— final 568 poin → ranking 35 dari 35 peserta (19 September)

 * Richard Sam Bera (putra, renang/ swimming aquatic)
— qualifying freestyle 50 meter heat 4, waktu 24.63 detik → ranking 3 dari 8 peserta (24 September)
— qualifying freestyle 100m heat 5, waktu 53.59 detik → ranking 6 dari 8 peserta (22 September)
— qualifying freestyle 200m heat 4, waktu 1 menit 57.60 detik → ranking 4 dari 8 peserta (18 September)
— qualifying freestyle 400m heat 2, waktu 4 menit 08.70 detik → ranking 3 dari 6 peserta (23 September)
— qualifying medley 200m heat 3, waktu 2 menit 13.90 detik → ranking 2 dari 7 peserta (25 September)

 * Wirmandi Sugriat (putra, renang/ swimming aquatic)
— qualifying freestyle 50 meter heat 3, waktu 25.55 detik → ranking 7 dari 8 peserta (24 September)
— qualifying breaststroke 100m heat 3, waktu 1 menit 06.22detik → rank. 4 dari 8 peserta (18 September)
— qualifying breaststroke 200m heat 2, waktu 2 menit 26.17detik → rank. 2 dari 8 peserta (23 September)
— qualifying medley 200m heat 4, waktu 2 menit 13.93 detik → ranking 6 dari 7 peserta (25 September)
* Abdul Malik Faisal (putra, layar / sailing) (20 September s/d 27 September)
— Divison II (Mixed Windsurfer), 246 poin→ ranking 27 dari 45 peserta  

* Eddy Sulistianto Suprapto (putra, layar / sailing) (20 September s/d 27 September)
— Finn Class (Mixed One Person Dinghy), 242 poin→ ranking 31 dari 33 peserta 

* Alkindi (putra, anggar / fencing)
— individual foil qualifying round pool 7, → ranking 6 dari 6 peserta (20 September)
 # kalah 0-5 vs. Aleksandr Romankov (Uni Soviet)
 # kalah 0-5 vs. Bill Gosbee (Britania Raya)
 # kalah 2-5 vs. Jesus Esperanza (Spanyol)
 # kalah 1-5 vs. Dave Littell (Amerika Serikat)
 # kalah 1-5 vs. Roberto Lazzarini (Brasil)

* Silvia Kristina Koeswandi (putri, anggar / fencing)
— individual foil qualifying round pool 1, → ranking 5 dari 5 peserta (21 September)
 # kalah 4-5 vs. Zita Eva Funkenhauser (Jerman Barat)
 # kalah 0-5 vs. Brigitte Latrille Gaudin (Prancis)
 # kalah 1-5 vs. Tomoko Oka (Jepang)
 # kalah 0-5 vs. Edit Kovacs (Hongaria)

* Donald Wailan Walalangi, Hary Suharyadi (ganda putra, tennis) (23 September)
— round 1 kalah 3-6 1-6 5-7 vs. Ken Flach/Robert Seguso (Amerika Serikat)

* Yayuk Basuki (tunggal putri, tennis) (23 September)
— round 1 kalah 3-6 6-3 0-6 vs. Catherine Suire (Prancis)

* Suryadi Gunawan (putra, gulat gaya bebas 48 kg/ light flyweight freestyle wrestling) (27 September)
# qualifying group A, kalah vs. Mohammad Razigul (Afghanistan)
# qualifying group A, kalah vs.Volker Anger (Jerman Timur)

* Surya Saputra (putra, gulat gaya bebas 52 kg/ flyweight freestyle wrestling) (28 September)
# qualifying group A, kalah vs. Aslan Seyhanli (Turki)
# qualifying group A, kalah vs.Władysław Stecyk (Polandia)

* Tonny Meringgi (tunggal putra, tenis meja / table tennis)
— qualifying round group B, → ranking 6 dari 8 peserta (23 September)
 # kalah 12-21 10-21 7-21 vs. Xu Zengchai (China)
 # kalah 11-21 9-21 11-21 vs. Jan Ove Waldner (Swedia)
 # kalah 15-21 16-21 13-21 vs. Chih Chin Long (Chinese Taipei)
 # kalah 11-21 15-21 12-21 vs. Zsolt Georg Bohm (Jerman Timur)
 # menang 21-12 21-15 21-16 vs. Gilany Hosnani (Mauritius)
 # menang 19-21 21-16 21-17 13-21 21-19 vs. Barry Griffiths (Selandia Baru)
 # kalah 21-17 18-21 11-21 13-21 vs. Patrick Birocheau (Prancis)

ARTIKEL TERKAIT
Olympian Indonesia 1952-1956-1960
Olympian Indonesia 1968-1972-1976
Olympian Indonesia 1984

2 Responses to "Olympian Indonesia 1988 Seoul"

  1. Ngeliat artikel ini, jadi gak sabar buat nonton film 3 Srikandi nanti . yeaaay!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayooo... kita nobar '3 Srikandi' hehehehe

      Delete