Lifestyle Sport Blog

Lifestyle Sport Blog

Olympian Indonesia 2004 Athena

Prestasi atlet Indonesia dalam kancah internasional menurun drastis begitu memasuki era tahun 2000-an. Indonesia yang biasanya menjadi juara umum pesta olahraga se-Asia Tenggara SEA GAMES era 1980-1990an, hanya menempati ranking 3 klasemen perolehan medali di SEA GAMES tahun 2001 dan 2003.

Menurunnya prestasi Indonesia dalam ajang SEA GAMES berpengaruh kepada prestasi Indonesia di ajang olimpiade. Indonesia hanya mampu meraih empat medali dalam Olimpiade tahun 2004 di Athena, minus dua medali dibandingkan pencapaian Olympian Indonesia di Sydney tahun 2000.
Taufik Hidayat/ bwfbadminton.com
Satu medali emas diraih Olympian Indonesia di Athena melalui pemain badminton tunggal putra legendaris Taufik Hidayat. Lifter putri Raema Lisa Rumbewas kembali berhasil merebut medali perak olimpiade. Raema Lisa Rumbewas menjadi atlet Indonesia kedua yang meraih dua medali olimpiade, mengikuti jejak prestasi Susy Susanti.

Medali tambahan didapat Indonesia dari badminton. Ganda putra Flandy Limpele/Eng Hian, serta tunggal putra Sony Dwi Kuncoro mempersembahkan medali perunggu.
Eng Hian-Flandy Limpele/ getty images-Ben Radford
Sony Dwi Kuncoro/ sportanews.com
38 Olympian Indonesia tahun 2004 (Olimpiade Athena, Yunani)
  * Taufik Hidayat (tunggal putra, bulu tangkis /badminton)
— round 1 menang 15-8 15-10 vs. Hidetaka Yamada Jepang)
— round 2 menang 11-15 15-7 15-9 vs. Wong Choong Hann (Malaysia)
— perempat final menang 15-12 15-12 vs. Peter Hoeg Gade Christensen (Denmark)
— semifinal menang 15-9 15-2 vs. Boonsak Ponsana (Thailand)
— final menang 15-8 15-7 vs. Shon Seung-mo (Korea Selatan) (Gold/medali Emas)

* Raema Lisa Rumbewas (putri, angkat besi kelas Featherweight -53 kg/ weightlifting)
 — final, total angkatan 210 kg → ranking 2 dari 8 peserta (Silver/medali Perak)

* Sony Dwi Kuncoro (tunggal putra, bulu tangkis /badminton)
— round 1 menang 15-6 9-15 15-8 vs. Roslin Hashim (Malaysia)
— round 2 menang 15-7 15-6 vs. Jim Ronny Andersen (Norwegia)
— perempat final menang 15-13 15-4 vs. Park Tae-sang (Korea Selatan)
— semifinal kalah 6-15 15-9 9-15 vs. Shon Seung-mo (Korea Selatan)
— final ranking 3 menang 15-11 17-16 vs. Boonsak Ponsana (Thailand)
(Bronze/medali Perunggu)

* Flandy Limpele & Eng Hian (ganda putra, bulu tangkis /badminton)
— round 1 bye 
— round 2 menang 15-7 15-12 vs. Anthony Clark/Nathan Robertson (Britania Raya)
— perempat final menang 15-1 15-10 vs. Kim Yong Hyun/Yim Bang Eun (Korea Selatan)
— semifinal kalah 1-15 10-15 vs. Ha Tae Kwon/Kim Dong Moon (Korea Selatan)
— final ranking 3 menang 15-13 15-7 vs. Martin Lundgaard/Jens Eriksen (Denmark)
(Bronze/medali Perunggu)

* Nova Widianto & Vita Marissa (ganda campuran, bulu tangkis /badminton)
— round 1 bye  
— round 2 menang 15-8 15-12 vs. Robert Blair/Natalie Munt (Britania Raya)
— perempat final kalah 12-15 8-15 vs. Jens Eriksen/Mette Schjoldager (Denmark)

* Anggun Nugroho & Eny Widiowati (ganda campuran, bulu tangkis /badminton)
— round 1 menang 12-15 15-7 15-5 vs. Nikolai Zuyev/Marina Yakusheva (Russia) 
— round 2 kalah 2-15 3-15 vs. Chen Qiqiu/Zhao Tingting (China)

* Jo Novita & Lita Nurlita (ganda putri, bulu tangkis /badminton)
— round 1 bye 
— round 2 kalah 2-15 15-6 7-15 vs. Yang Wei/Zhang Jiewen (China)

* Alvent Yulianto Chandra & Luluk Hadiyanto (ganda putra, bulu tangkis /badminton)
— round 1 bye 
— round 2 kalah 11-15 10-15 vs. Lee Dong Soo/Yoo Yong Sung (Korea Selatan)

* Tri Kusharyanto & Sigit Budiarto (ganda putra, bulu tangkis /badminton)
— round 1 kalah  11-15 15-3 8-15 vs. Michal Logosz/Robert Mateusiak

* Gustar Junianto (putra, angkat besi kelas Featherweight -62 kg/ weightlifting)
 — final, total angkatan 292,5 kg → ranking 5 dari 20 peserta

* Sunarto (putra, angkat besi kelas Featherweight -62 kg/ weightlifting)
 — final, total angkatan 285 kg → ranking 8 dari 20 peserta

* Jadi Setiadi (putra, angkat besi kelas Bantamweight -56 kg/ weightlifting)
 — final, total angkatan 262,5 kg → ranking 8 dari 17 peserta

* Patmawati Abdul Wahid (putri, angkat besi kelas Lighthweight -58 kg/ weightlifting)
 — final, total angkatan 212.5 kg → ranking 8 dari 14 peserta

* Rosmainar (putri, angkat besi kelas Flyweight -48 kg/ weightlifting) 
 — final, gagal lakukan angkatan → ranking 15 dari 15 peserta

* Pere Koroba (putri, rowing single sculls)
# penyisihan heat 2, waktu 8 menit 04.76 detik → ranking 5 dari 6 peserta
# repechage 3, waktu 7 menit 54.17 detik → ranking 3 dari 5 peserta
# semifinal 4, waktu 8 menit 09.21 detik → ranking 3 dari 6 peserta
# final class C, waktu 7 menit 47.92 detik → ranking 4 dari 6 peserta 

* I Gusti Made Oka Sulaksana (putra, layar / sailing)
— Men's Sailboard (Mistral One Design), → ranking 18 dari 34 peserta

* Angelique Widjaja (tennis)
— tunggal putri round 1 menang 1-6 6-2 6-1 vs. Tamarine Tanasugarn (Thailand)
— tunggal putri round 2 kalah 3-6 1-6 vs. Karolina Sprem (Kroasia)
— ganda putri round 1 kalah 3-6 2-6  vs. Karolina Sprem/Jelena Kostanic (Kroasia)

* Wynne Prakusya (tennis)
— ganda putri round 1 kalah 3-6 2-6  vs. Karolina Sprem/Jelena Kostanic (Kroasia)

* Juana Wangsa Putri (putri, taekwondo kelas terbang -49 kg/ flyweight)
# round 1 kalah skor 2-2+ vs. Gladys Mora (Kolombia)

* Satriyo Rahadhani (putra taekwondo kelas terbang -58 kg/ flyweight)
# round 1 kalah skor 5-6 vs. Paul Green (Britania Raya)

* Edy Jakariya (putra, atletik lari gawang 110 meter/ athletic hurdles)
 — qualifying round heat 6, waktu 14.11 detik → ranking 8 dari 8 peserta

* Supriyati Sutono (putri, atletik lari jauh/ athletic)
 — 5000 meter qualifying round heat 2, waktu 16 menit 34.14 detik → ranking 19 dari 21 peserta

* Lockoneco (putra, panahan /archery)
— individual, ranking round qualifying 641 poin → ranking 41 dari 64 peserta
— individual, 1st round menang 141-153 vs.Michele Frangili (Italia)

* Rina Dewi Puspitasari (putri, panahan /archery)
— individual, ranking round qualifying 616 poin → ranking 46 dari 64 peserta
— individual, 1st round menang 141-160 vs.Jennifer Nichols (U.S.A)

* Ika Yuliana Rochmawati (putri, panahan /archery)
— individual, ranking round qualifying 616 poin → ranking 46 dari 64 peserta
— individual, 1st round menang 141-160 vs.Jennifer Nichols (U.S.A)

* Yosheefin Shila Prasasti (putri, tembak 10 meter air rifle/shooting)
— final 392 poin → ranking 22 dari 44 peserta

* Bonyx Yusak Saweho (putra, tinju kelas terbang -51 kg/ flyweight boxing)
# round 1 kalah skor 19-25 vs. Andrzej Rzany (Polandia)

* Sarce Aronggear (putri, kano kayak single 500 meter/ sprint canoeing K-1)
— penyisihan heat 2, waktu 2 menit 03.790 detik → ranking 8 dari 8 peserta

* Krisna Bayu (putra, judo middleweight -90 kg)
— round 1 kalah vs. Tsend-Ayuushiin Ochirbat (Mongolia)

* Albert Christiadi Sutanto (putra, renang/ swimming aquatic)
 — qualifying individual medley 200m heat 3, waktu 2 menit 07.55 detik → ranking 6 dari 8 peserta

* Donny Budiarto Utomo (putra, renang/ swimming aquatic)
— qualifying round butterfly 200 meter heat 1, waktu 2 menit 05.71 detik → ranking 2 dari 7 peserta

* Andy Wibowo (putra, renang/ swimming aquatic)
— qualifying round butterfly 100 meter heat 2, waktu 56.86 detik → ranking 6 dari 8 peserta

* Santia Tri Kusuma (putri, balap sepeda/ track cycling)
 —  Points Race gagal finis → ranking 19 dari 19 peserta
 
ARTIKEL TERKAIT
Olympian Indonesia 1952-1956-1960
Olympian Indonesia 1968-1972-1976
Olympian Indonesia 1984 
Olympian Indonesia 1988
Olympian Indonesia 1992
Olympian Indonesia 1996  
Olympian Indonesia 2000

1 Response to "Olympian Indonesia 2004 Athena"

  1. semoga di olimpiade tahun 2016 di brazil ini indonesia membawa pulang mendali emas banyak... ammmiinnn

    ReplyDelete