Lifestyle Sport Blog

Lifestyle Sport Blog

Nyanyian Jiwa Ultah Iwan Fals Diselingi Polisi Semprotkan Gas Air Mata

Haiiiii musik mania, apa kabar? Kali ini gue mau berbagi cerita akhir pekan lalu saat datang melihat konser ulang tahun sang musisi legenda Indonesia, Virgiawan Listianto, yang akrab kita kenal sebagai Iwan Fals.
Ultah Iwan Fals
Rossa berduet dengan Iwan Fals/ foto: kompas.com
Entah sudah berapa kali sebelumnya gue sudah menyaksikan konser oom Iwan Fals. Ajang konser tunggal beliau kali ini spesial, karena diadakan tepat pada hari ulang tahunnya tanggal 3 September.

Dari pengalamanku menonton ratusan pentas musik, pasti konser Iwan Fals bakal dihadiri bludakan penonton. Benar saja, jalanan menuju Ancol sudah mulai padat satu jam sebelum waktu konser dimulai. Gue sempat lama terjebak macet di depan WTC Mangga Dua. Sesampainya di area eks Hai Lai, tampak menyemut orang-orang berjalan kaki dan mengendarai sepeda motor serta mobil mengarah ke area Pantai Carnaval.

Gue harus mengantri hampir setengah jam di gerbang masuk sebelah timur Taman Impian Jaya Ancol. Gue tiba di Pantai Carnaval sekitar jam 8 malam lewat. Di depan gerbang masuk, gue bertemu beberapa teman, ada Santo dan Cahyanto. Terlihat Iwan Fals sudah menyanyikan beberapa lagu di layar lebar yang dipasang di dekat pintu pemeriksaan tiket.


Pemeriksaan tiket sangat ketat. Semua penonton diwajibkan mengacungkan tiket tinggi-tinggi. Setelah melewati sekitar lima-enam kali barikade pemeriksa tiket, akhirnya gue tiba di dalam lokasi konser. Dalam pandangan mata, gue perkirakan ada 40 hingga 50 ribu penggemar memadati Pantai Carnaval Ancol.

Yang menyaksikan konser ini dari beragam usia. Anak-anak muda mendominasi. Banyak pula rombongan keluarga yang menyaksikan konser. Gue berada di deretan belakang, kira-kira 200 meter dari panggung. Dari layar besar di samping panggung terlihat oom Iwan Fals bergaya santai memakai headband. Rambutnya memutih tanda kematangan di usianya yang telah 55.
rombongan keluarga ceria menyaksikan konser

Gue berada di lokasi konser saat lagu 'Terminal' dinyanyikan Iwan Fals dengan bersemangat. Puluhan ribu penonton mengikuti bernyanyi. Kemudian, lagu 'Ibu' dilantunkan. Banyak penonton tertegun mendengar lagu ini, tak sedikit orang berkaca-kaca matanya sambil menyenandungkan lagu.

Setelah selesai melantunkan lagu 'Ibu', sang maestro Iwan Fals mengucapkan berucap, "luar biasa, padat sekali! Tolong dijaga teman di samping. Tolong anak-anak dijaga. Kalau tak kuat jangan dipaksakan ke tengah."

Setelahnya, lagu 'Raya Rambu Rabbani' dinyanyikan. Lagu yang khusus dibuat Iwan Fals buat putri ketiganya.

Oom Iwan Fals kembali mengucapkan beberapa kata, "Tak biasa rayakan ulang tahun, hanya biasa berdoa bersama saat ibu milad. Saya kewalahan dapat ucapan selamat. Akhirnya tanya Cikal, bagaimana kalau bikin pentas. Yos setuju."

Iwan Fals juga berharap tahun depan ada lagi pentas pertunjukan ulang tahun.

Lagu "Belum Ada Judul" kemudian dinyanyikan. Salah satu lagu favoritku yang membuat angan terkenang kepada teman-teman seperjuangan di masa lampau.

Iwan Fals lalu duet dengan Rossa menyanyikan lagu 'Yakinlah'. Lagu terdengar merdu dengan musik latar tradisional Sunda iringan Viky Sianipar. Rossa kembali berduet dengan Iwan Fals dalam lagu "Katanya".

Saat lagu 'Balada Orang Pedalaman' dinyanyikan, tampak ratusan penggemar Iwan Fals (OI) menari bernyanyi bersuka ria (VIDEO OI menari bernyanyi lihat disini). Gue sendiri sudah berhasil merangsek agak ke tengah mendekati panggung.

Kemudian, terdengar merdu clarinet dalam intro lagu 'Pohon Tentang Kehidupan'. Viky Sianipar dengan apik mengarensemen lagu ini.  Setelah lagu tentang alam ini selesai dinyanyikan, Iwan Fals lalu mengajak pemain musik welfie mengarah ke penonton.

Tak lama berselang, lagu 'Wakil Rakyat' dinyanyikan berlatar nuansa musik Batak dengan tempoWaltz. Lantas "Manusia 1/2 Dewa" terdengar. Saat Iwan Fals bernyanyi dipertunjukkan cerita dalam lukisan pasir.

Berlanjut lagu 'Nyanyian Jiwa' diawali akustik. Saat jelang akhir lagu, entah kenapa polisi semprotkan gas air mata ke area tengah. Penonton d depan panggung berhamburan berlarian ke area belakang, membuat penonton lainnya di belakang jadi panik.

Insiden ini sangat ku sesalkan, karena dalam pandangan mata gue tak terlihat adanya keributan. Polisi yang semprotkan gas air mata tidak bijak mengamati situasi, mereka tidak memikirkan banyak ibu-ibu dan anak kecil jadi histeris karena mata jadi pedas dan dada sesak terkena gas air mata yang terpapar hingga ke belakang.

Beberapa menit kemudian, reda kepanikan. Iwan Fals meminta maaf, mengajak penonton menguasai diri. Serombongan penonton kesal karena tembakan gas air mata yang tadi disemprotkan polisi, sehingga mereka robohkan pagar pembatas.
suasana sesaat setelah polisi semprotkan gas air mata

Konser berlanjut dengan lagu 'Bongkar' dan 'Bento'. Setelah solo drum, mendadak Iwan Fals buka baju bertelanjang dada. Iwan berucap bahwa dia sedih melihat masih banyak teman-teman penonton buang sampah sembarangan. Demi hari esok yang gilang gemilang, Iwan Fals berharap para penonton bisa harmonis dengan sesama manusia dan alam

Konser ultah Iwan Fals ditutup dengan lagu "Hio". Ribuan penonton turut menari dan bernyanyi bersama.

Gue salut dengan oom Iwan Fals yang staminanya tetap mantap untuk konser selama dua jam lebih. Semoga beliau sehat senantiasa dan kembali membuat banyak karya lagu yang menginspirasi buat banyak orang.

5 Responses to "Nyanyian Jiwa Ultah Iwan Fals Diselingi Polisi Semprotkan Gas Air Mata "

  1. Jadi ndak rusuh ya mas Yos? Aku sempat nonton duet bareng Rossanya, tapi pas yg ada gas air mata itu sudah pulang kayaknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, bukan rusuh, tapi terjadi kepanikan karena ada gas air mata

      Delete
  2. Jadi ndak rusuh ya mas Yos? Aku sempat nonton duet bareng Rossanya, tapi pas yg ada gas air mata itu sudah pulang kayaknya.

    ReplyDelete
  3. sejak duluu banget sudah suka dengan lagu lagu bang Iwan Fals
    semoga sehat selalu dan terus berkarya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, oom Iwan Fals memang legenda paling legendaris :)

      Delete